Tak Sekedar Profesi, dr. Poerwadi Pilih Dokter Anak Sebagai Panggilan Hati

Kamis,20 Maret 2025 - 17:52:48 WIB
Dibaca: 19 kali

Salah satu pertanyaan yang kerap muncul adalah apakah bayi kembar siam pasti tidak bisa diselamatkan. “Belum tentu. Keberhasilan penanganan kembar siam bergantung pada kerja sama yang baik antara orang tua, tim medis, serta tentunya atas izin Tuhan Yang Maha Esa. Dari pengalaman saya, banyak bayi kembar siam yang berhasil bertahan, bahkan ada yang telah menikah dan memiliki anak. Namun, bagi yang tidak selamat, kita selalu berusaha sebaik mungkin hingga titik darah penghabisan,” jelasnya.

Dr. Poerwadi juga menjelaskan bahwa bayi kembar siam dapat dideteksi sejak dalam kandungan. “Kembar siam biasanya bisa dideteksi pada trimester kedua kehamilan, sekitar usia kehamilan 18 hingga 24 minggu. Pemeriksaan dilakukan dengan ultrasonografi (USG), yang memungkinkan dokter melihat apakah ada kelainan dalam pembagian tubuh atau organ bayi yang menunjukkan bahwa mereka saling terhubung,” paparnya.

 

Artikel selengkapnya: https://kilasjatim.com/tak-sekedar-profesi-dr-poerwadi-pilih-dokter-anak-sebagai-panggilan-hati/


Untag Surabaya || SIM Akademik Untag Surabaya || Elearning Untag Surabaya