dr Dinda menyebut, gejala NPD pada anak muda dapat dipicu dari cara mereka bermedia sosial. Menurutnya, media sosial merupakan sarana validasi instan, karena postingan di media sosial dapat dimanipulasi atau dilebih-lebihkan guna mendapatkan validasi dari pengikutnya.
“Jika tidak mendapatkan validasi tersebut, maka mereka cenderung akan kecewa, sakit hati hingga melakukan hal yang manipulatif dan eksploitatif,” katanya.