Dari jumlah tersebut, didominasi oleh 24 mahasiswa merupakan penyandang kesulitan belajar seperti disleksia, 23 mahasiswa memiliki bakat istimewa, serta 9 mahasiswa teridentifikasi dengan karakteristik hiperaktif. Selain itu, mahasiswa dengan kebutuhan khusus lainnya meliputi down syndrome, tunadaksa, autisme, tunanetra, tunarungu, dan tunawicara.
Visi World Class University tidak hanya berkaitan dengan kualitas akademik, tetapi juga memastikan setiap aspek universitas berdampak positif dan menyediakan akses pendidikan yang inklusif bagi semua mahasiswa.