Kurangnya Paparan Sinar Matahari dan Risiko Kekurangan Vitamin D pada Mahasiswa
11 November 2025

Kurangnya Paparan Sinar Matahari dan Risiko Kekurangan Vitamin D pada Mahasiswa

Meskipun  tubuh  dapat  menghasilkan  vitamin  D  secara  alami  melalui  paparan  sinar matahari,  kekurangan  vitamin  D  semakin  umum  terjadi  di  seluruh  dunia, bahkan  di  daerah-daerah  dengan  paparan  sinar  matahari  yang  cukup.  Faktor-faktor  seperti  polusi  udara, penggunaan tabir surya, gaya hidup yang kurang aktif, dan pola makan yang tidak seimbang dapat menyebabkan defisiensi vitamin D yang berpotensi mengancam kesehatan.

Defisiensi vitamin D sering dikaitkan dengan beberapa penyakit kronis. Ada banyak penyebab terjadinya defisiensi vitamin D dimulai dari rendahnya asupan makanan bervitamin, rendahnya paparan sinar matahari dan sebagainya. Sinar matahari merupakan sumber terbesar vitamin D. Sumber utama lain vitamin D merupakan makanan,perilaku konsumsi makanan yang salah pada masa remaja menyebabkan ketidakseimbangan antara konsumsi gizi dengan kecukupan gizi. Vitamin  D  memiliki  peran krusial  dalam  menjaga  kesehatan  tulang,  sistem  kekebalan  tubuh,  dan  fungsi  sistem  tubuh lainnya. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan,termasuk   rakhitis   pada  anak-anak,osteomalacia   pada   orang   dewasa,dan peningkatan resiko penyakit kronis seperti kanker,penyakit jantung,dan diabetes.

Waktu terbaik untuk mendapatkan vitamin D dari paparan sinar matahari di pagi  hari  setelah matahari  naik,sekitar  pukul  10 pagi,hingga  sebelum matahari terlalu  tinggi di langit,sekitar pukul 3 sore. Tapi  ingatlah untuk  selalu  menggunakan  perlindungan  kulit  yang  tepat  dan  tidak  terlalu  lama  terpapar sinar matahari untuk menghindari resiko kulit terbakar dan kerusakan kulit lainnya. Pola makan merupakan faktor penting dalam pemenuhan kebutuhan vitamin D tubuh. Kurangnya konsumsi makanan yang kaya vitamin D seperti ikan, telur, jamur, dan susu dapat menyebabkan rendahnya kadar vitamin D dalam tubuh. Karena itu, kita perlu meningkatkan pemahaman tentang pentingnya vitamin D dari sinar matahari dan makanan agar tubuh tetap sehat.

 

Bibliography

Alya Noorun Istiqomah1, S. Y. (2024). Matahari Dan Nutrisi: Kunci Pentingnya Paparan Sinar Matahari Dalam Produksi Vitamin D . Volume 8 Nomor 2 .

Amelia Lorensia*, D. N. (2021). Perbedaan Pola Makan Yang Mengandung Vitamin D Terkait Latar Belakang Pendidikan Mahasiswa. Vol. 46 No.1.

Atika Ananda Putri1, N. N. (2024). Gambaran Asupan Vitamin D Dan Kalsium Mahasiswa Fk Umi Angkatan 2020 . Volume 8, Nomor 1

back top