Meskipun tubuh
dapat menghasilkan vitamin
D secara alami
melalui paparan sinar matahari, kekurangan
vitamin D semakin
umum terjadi di
seluruh dunia, bahkan di
daerah-daerah dengan paparan
sinar matahari yang
cukup. Faktor-faktor seperti
polusi udara, penggunaan tabir
surya, gaya hidup yang kurang aktif, dan pola makan yang tidak seimbang dapat
menyebabkan defisiensi vitamin D yang berpotensi mengancam kesehatan.
Defisiensi vitamin D sering
dikaitkan dengan beberapa penyakit kronis. Ada banyak penyebab terjadinya
defisiensi vitamin D dimulai dari rendahnya asupan makanan bervitamin,
rendahnya paparan sinar matahari dan sebagainya. Sinar matahari merupakan
sumber terbesar vitamin D. Sumber utama lain vitamin D merupakan
makanan,perilaku konsumsi makanan yang salah pada masa remaja menyebabkan
ketidakseimbangan antara konsumsi gizi dengan kecukupan gizi. Vitamin D
memiliki peran krusial dalam
menjaga kesehatan tulang,
sistem kekebalan tubuh,
dan fungsi sistem
tubuh lainnya. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan sejumlah masalah
kesehatan,termasuk rakhitis pada
anak-anak,osteomalacia pada orang
dewasa,dan peningkatan resiko penyakit kronis seperti kanker,penyakit
jantung,dan diabetes.
Waktu terbaik untuk mendapatkan
vitamin D dari paparan sinar matahari di pagi
hari setelah matahari naik,sekitar
pukul 10 pagi,hingga sebelum matahari terlalu tinggi di langit,sekitar pukul 3 sore.
Tapi ingatlah untuk selalu
menggunakan perlindungan kulit
yang tepat dan
tidak terlalu lama
terpapar sinar matahari untuk menghindari resiko kulit terbakar dan
kerusakan kulit lainnya. Pola makan merupakan faktor penting dalam pemenuhan
kebutuhan vitamin D tubuh. Kurangnya konsumsi makanan yang kaya vitamin D
seperti ikan, telur, jamur, dan susu dapat menyebabkan rendahnya kadar vitamin
D dalam tubuh. Karena itu, kita perlu meningkatkan pemahaman tentang pentingnya
vitamin D dari sinar matahari dan makanan agar tubuh tetap sehat.
Bibliography
Alya Noorun Istiqomah1, S. Y.
(2024). Matahari Dan Nutrisi: Kunci Pentingnya Paparan Sinar Matahari Dalam
Produksi Vitamin D . Volume 8 Nomor 2 .
Amelia Lorensia*, D. N. (2021).
Perbedaan Pola Makan Yang Mengandung Vitamin D Terkait Latar Belakang
Pendidikan Mahasiswa. Vol. 46 No.1.
Atika Ananda Putri1, N. N. (2024). Gambaran Asupan Vitamin D Dan Kalsium Mahasiswa Fk Umi Angkatan 2020 . Volume 8, Nomor 1